Sabtu, 25 Desember 2010

Tips dan Trik Dalam Kencan Pertama *Ngaco*

Bagi anda - anda, terutama darah muda , darahnya para remaja kalau kata Bang Haji Rhoma, yang selalu merasa gagah dan tak pernah mau mengalah..ohhh..darah muda *hiyahh malah nyanyi*

Tentunya akan merasa gugup, gundah, gulana, resah, basah, gelisah, geli, bahkan ngeri - ngeri sedap saat akan menghadapi kencan pertama anda. Sekarang, anda tidak perlu takut dan ragu lagi.. karena percayalah, rasa takut anda dalam kencan pertama tidak akan ada apa-apanya dibanding rasa takut anda ketika bertemu calon mertua nantinya... hohohoho.




Dikutip dari web berikut; dating4idiot
yang berisi tips dan trik dalam berkencan, sekarang saya akan mencoba menterjemahkan tips2 berikut dalam bahasa yang mudah anda mengerti dan diterapkan saat kencan pertama nanti, semoga bermanfaat atau yah setidaknya mampu menghibur hadirin sekalian..

Tips pertama adalah

1.be Careful Choosing the Place
Hati-Hati dalam memilih tempat kencan! adalah peraturan nomor satu dalam kencan, pilihlah tempat yang mampu membuat anda dan kekasih anda nyaman dalam berkencan. Usahakan hindari tempat-tempat yang terlalu ribut yang bisa membuat anda sulit berkomunikasi dengan pasangan anda, seperti : terminal kampung melayu, pasar tanah abang, stasiun senen, dan stasiun jatinegara, terutama di musim-musim mudik lebaran.
Karena tidak hanya anda akan sulit berkomunikasi dengan pasangan, anda malahan bisa jadi tidak ketemu sama pasangan anda. Sangatlah tidak lucu, ketika anda berusaha mengucapkan kata romantis seperti " I Heart you, You Know me so well,". Kata-kata anda justru diselak oleh teriakan tukang Cangcimen (Kacang Kuaci Permen).Jangan salahkan klo pasangan anda malah jatuh hati sama tukang permen itu, karena yang belang emang lebih enak.

Agar konsentrasi anda dan pasangan bisa lebih terarah, tempat yang sepi seperti kuburan bisa jadi rekomendasi yang pas, asal anda pastikan terlebih dahulu kaki pasangan anda menapak ke tanah.

2. Be Good
Optimalkan penampilan anda untuk memikat pasangan. Cuci dan Setrikalah baju anda sebelum kencan, pakailah minyak wangi dan hindari minyak rem. Sisirlah rambut anda, jangan bulu kaki anda karena bulu kaki tidak begitu penting untung disisir. Cukur bulu hidung anda yang menyembul keluar, serta jangan lupa sikat gigi dua kali dalam sehari. Cuci muka anda, dengan air wudhu mungkin lebih baik agar wajah anda bercahaya, hindari cuci muka dengan air kopi, pait cyinn.
Supaya optimal, persiapkanlah kencan anda sejak usia dini, dengan banyak-banyak minum vitamin agar anda tumbuh sempurna. Mandi dua kali sehari, agar tidak ada daki permanen di sekitar leher dan bahu anda, belajar yang rajin agar bisa bekerja yang layak, hingga anda tidak minta uang pada orangtua ketika kencan nanti.


Minggu, 19 Desember 2010

Taman Safari Season Pawang Macan

Hai, Jumpa lagi dengan kami, para calon kuli tinta yang norak dan melepas kejenuhannya dengan berjalan-jalan ke taman safari. Ini adalah kelanjutan kisah yang lalu, namun dalam kisah kali ini kita tidak akan banyak berbicara soal binatang, melainkan sang pawang.
carep koran tempe *enak dibacem dan perlu* minus anton yang lagi jepret
Setelah puas menggoda binatang-binatang goblok seperti Bongo, Kuskus Tolol, dan Sanca Bodo. Akhirnya kami memutuskan untuk melihat atraksi binatang yang katanya pintar-pintar itu. Kami berniat untuk melihat si hitam hey dari laut jawa, yaitu lumba-lumba. Sayangnya atraksi lumba ini berada jauhhhhhhh di ujung taman safari..

Anton punya ide,"Bagaimana kalau kita naik kereta terbuka ini saja , kawan ?" ajak Anton yang tanpa babibu langsung naik ke kereta penumpang. Kami semua pun mengikuti langkahnya, girang tak terkira membayangkan naik kereta menuju lumba-lumba. Baru saja kami menempelkan pantat kami, tiba-tiba seorang pria muda berseragam abu tua menghampiri. "Mbak, Mas, dah pada beli karcisnya belom?" tanyanya.

Begitu mendengar pertanyaan tersebut, serta merta kami bertujuh turun dari kereta dan memilih untuk jalan kaki."Loh mbak, mas, tiketnya cuman 15 ribu kok, murah.." yakin si petugas. Oh, andaikan mas petugas itu tahu, demi bisa ke taman safari saja kami harus menabung gaji kami selama setahun! Cukup, tidakkah nabi kita juga berpesan agar kita berhemat, lagipula menurut buku yang kami baca, jalan kaki itu sehat! *lebayyyy*

waktu menunjukkan pukul 11.50, sementara pertunjukan akan berlangsung pada pukul 12.00. Kami pun susuri taman safari yang luasnya segede hutan itu, bukan taman! Jalanan menanjak, hujan dan angin menerpa kami, tapi kami tak pernah gentar, kami terus maju untuk menuju lumba-lumba! Tiba pukul 12.15, sebentar lagi pertunjukan usai, kami hanya melihat sang lumba lumba bermain bola, ah tidak ada yang istimewa. Lumba-lumba itu tidak bisa makan beling, tidak dipecut, atau buat pawangnya kesurupan...gak seru lah.

Kami langsung geser ke atraksi macan yang dimulai pukul 13.00, kali ini jalannya turunan..kalau tadi kami letih mendaki, sekarang kami cukup menggelinding saja biar cepat campai *capek dan sampai*. Lagi, kami terlambat..tidak dapat tempat..dan atraksi sudah dimulai. Saat atraksi dimulai itulah, mata kami, para kaum hawa langsung tertuju pada sang pawang..

hayo tebak pawang macan yang mana yang bikin kita jelalatan?

Minggu, 28 November 2010

Juru Tinta Labil & Tamasya Taman Safari

(judulnya kayak karangan anak Esde gak sih? *plakkk*)

Alkisah, pada suatu akhir pekan sekelompok wartawan labil hendak melepas rasa jenuh dan menghilangkan stress mereka selama ini. Setelah berunding berhari-hari, akhirnya terpilihlah Taman Safari sebagai lokasi tamasya mereka.

Terdiri dari Anton & Dwika (yang keduanya masih diragukan status prianya) , Uci & Ocha (Saingan Upin & Ipin se velbak), Evana, Febro, dan saya sendiri yang merasa paling manis diantara mereka *dilempar balokk!*
gerombolan calon kuli tinta mau bersiap tamasya..yihaa!




Jadilah kami berangkat ke Taman Safari, Naik Avanza punya Dwika, Anton duduk di muka. Ku duduk samping evana yang tak henti mengunyah, mengendarai mobil mewah supaya murah ongkosnya.. haii.. tuk tik tak tik tuk *halahh*. Sepanjang perjalanan, kelompok wartawan labil itu tak henti-hentinya tertawa dan berghibah, soal kerjaan terutama.

Memasuki Cisarua, kami melihat penjual wortel menjajakan dagangannya, yaitu wortel *ya iyalahhh masa penjual wortel nyewain Villa!!* di sepanjang jalan masuk Taman Safari. Kami, yang gajinya tak seberapa ini, pun tak mampu membeli wortel-wortel itu. Namun, kawan kami Anton yang datang jauh dari Padang dan selama ini berada di dunia perbintangan, serta baru pertama kali menginjak Taman Safari, ternyata memiliki rasa gembira yang tak terkira. Dengan semangat, Anton melambai dan mengucap "Haiii, dadahhhh," pada para pedagang wortel itu. Ya Tuhan, dia mengira para pedagang itu menyambutnya ternyata!! *pliss dehh*

Tibalah saat kami harus membayar tiket, ternyata harganya mahal juga, 75 rebu rupiah!Padahal, sebelumnya Anton bilang tiketnya cuma 30 rebu rupiah saja *gampar Anton! lempar ke kandang gorilaa!!!*, yah salah kami juga sih percaya sama dia yang baru pertama kali ke Taman Safari ini.

anton, yang girang setengah mati pertama kali ke Taman Safari
Dengan posisi 2, 3, 2 di dalam mobil. Saya duduk di jok paling belakang bersama Evana, di tengah ada si kembar tapi tak mirip, Ocha dan Uci + Febro, di depan tentu saja Dwika sang supir dan mpunya mobil, bersama Anton yang tidak diketahui gunanya dia duduk di depan *Mao Eksis doang dan gak mao sempit tuhh*.
Onta, hewan pertama yang kita liat. Tapi kok dijaga sama Wan Abud ya? hehey

Jumat, 05 November 2010

ES Krim Magnum's Gate


Penat, wanita itu menggigit es krim yang tengah dia genggam... keajaiban pun terjadi. Bak seorang putri dari Eropa, itulah sensasi yang dia rasakan ketika menikmati es krim itu.

Sabodo lah yah ama tuh cewek, toh daku bukan penyuka sesama jenis yang bisa napsu melihat ekspresi nikmatnya dia menjilati es krim. Yang jadi permasalahan buat daku disini itu adalah , ES KrIM nya!!!

Sial, baru kali ini ada iklan di tipi yang bisa mengalihkan perhatian daku dr layar laptop dan gambar2 cowok korea di dalamnya _ _"

"Magnum with Belgium Chocolate," begitu tag line di iklannya..Belgiumm chocolate cuyyyy!!!! coklat belgia..bukan coklat ayam!! es krim itu menjanjikan kenikmatan surgawi di tengah kepanasan Jakarta..

Begitu iklan keluar di tipi, 4 hari kemudian daku libur, dan dengan semangat perjuangan ala ibu-ibu jumantik yang tiap jumat memantau rumah warga demi memberantas penyakit DBD, daku pun mulai menapaki satu demi satu warung yang ada di Rw 03A *berhubung kampung daku lagi heboh berebut RW* kelurahan Kebon Melati, Kec Tanah Abang..

Total 3 warung yang menjual es walls daku sambangi, tak kutemui si Magnum Belgium itu..alhasil, karena gak enak dah ngubeg2 warung..daku membawa pulang coki-coki *warung 1*, pedelpop *warung 2*, dan panadol *warung 3, kali2 aja pusing abis muter2*..

Pencarian berlanjut, aku pun bersilaturahmi ke Alpamaret, indomaret, hypermart..yang ada di kelurahan kebon melati, bahkan kelurahan seberang, Kebon Kacang. Hasilnya tetap nihil.

Saya sempat berpikir , jangan2 itu iklan fiksi lagi..sebenernya itu khayalan daku saja akan keberadaan es dengan lapisan coklat belgia. Daku pun coba bercoleh di twitter.. "Duh, nyari es krim magnum baru susah bener ya," tulisku. Total, sebanyak 8 followers pun membalas tweet daku dengan hal yang serupa.. "He, eh susah bener,". "iya gus, gw juga lagi nyari tuh es,", begitu kata mereka.

Tapi ada yang jawab, "Disini banyak mbak, di Yogya.." .. Oh Mai Goat...Oh Kambing ku yang jenggotan, mase aye kudu ke Yogya buat beli ES! kalo punya jin mungkin dah aye ambil tuh es!

Kemana lagi saya harus mengeluhkan susahnya mendapat es ini selain kepada Keluarga, daku pun bercerita, berulang, satu jam sekali, setiap itu iklan nongol..setiap ada yang duduk disampingku.. bahwa daku pengen es krim itu!! dengarlahhh curhatkuuuuuu *ala viera*.. Alhamdulillah, doaku terdengar, kakak sepupuku, sepulang syuting ingat bahwa adiknya ini tengah ngidam es krim magnum , dan membawanya ke rumahh..Yipppppieeeeee ^^..


Dibawakannya daku magnum classic, with almond..dan rasanya... you could say..Harga Gak bisa bohong cuyy! dengan 10 ribu rupiah,,, anda mendapatkan sensasi coklat belgia yang luarrr binasaaaahhhh *ini bukan blog berbayar, tapi ya mudah2an pihak magnum ada yang baca trus kasih gw es krim magnum segerobak :)*


Kamis, 07 Oktober 2010

PUSKESMAS *Pusat Kesehatan Malas* Jakarta

Well, tampaknya tidak bisa menahan diri untuk tidak menulis....

Kejadian ini saya alami pagi tadi, eh kemarin deng masuknya.. (maklum akibat profesi, orientasi waktu saya kacau balau).

Begini kisahnya, sayah ditugaskan untuk melamar sebuah pekerjaan yang bertujuan memberikan pengabdian kepada negara. As you know, buat lamar kerjaan macam PNSan gitu kan syaratnya ribetttt bangettt..ngettt...

Keterangan belom kawin lah, Surat Keterangan Cakap kelakuan dan Paras lah, legalisir ini itulah...akehh deh pokoknya, dan salah satunya adalah Surat Keterangan Seksi (Sehatt Sih sebenernya, tapi sehat itu kan seksi, hhehe). Nah berhubung saya sukanya yang mendadak, jadi sepagian itu saya repotlah mengurus ini itu, mulai dari pengantar RT (yang untungnya emak sayah sendiri, jadi mau digebrak2 kapan aja juga bisee ^^v), pengantar RW (yang di tempat sayah lagi diboikot ama warganya, Nah Lohhh), pengantar kelurahan..dkk

Intinya, usai urus surat gono-gini..saya mesti bikin satu surat lagi, yaitu SKS yang dilegalisir oleh Rumah sakit Pemerintah (Cipto) atawa Puskesmas..yah sayah pilih Puskesmas dong, deket murah dan gak ribet, pikir saya.

Melaju dengan ojek, pukul 11.00 tiba di Pintu Puskesmas di kawasan paling elit di Jakarta tempat Obama menghabiskan masa kecilnya di Indonesia dan ada tamannya *jelasss kannnn*.
Dan di meja kasir, sudah ada papan yang bertuliskan kata "TUTUP"...hahhh!! seakan tak percaya, daku tetap nekat masuk puskesmas itu.

Daku : "Misiii, spadaaaa... "
Mas2 : "ya , mbak"
Daku : "Mas ini masih buka kann ?" -> ragu2
Mas2 : "Yah udah tutup mbak, emangnya mbak gak bisa baca tuh di kasir?"
Daku : - Kampretttt , emangnya ente kire ane kagak masup teka apee?!!-
"Iya , tapi gerbangnya kan masih dibuka, saya masuk aja..berarti masih bisa dong," *pura2 manis*
Mas2 : "Emang mau apa sih?" *mulai jutek*
Daku : *Gw mau bacokkk loo!! kamprett..emosi dahh* "Mau bikin SKS mas, buat lamar kerja nih, bisa yaa soalnya ini hari terakhir," -emosi tapi tetep keluarin jurus rayuan maut yang bener2 bisa berakibat maut klo gak dikabulin sama tuh mas-mas!!-

Mas2 : "Bentar saya tanya dalam dulu,"
Daku : - cengok!!- 5 menit
Mas2 : "Bisa mbak, nanti masuk aja langsung,"
Daku : "Makasih mas,"

- Penasaran, lalu lanjut bertanya soal mengapa ini Puskesmas tutupnya cepet amat-

Daku :"Mas, lagian kok tutupnya cepet amat sih, Jam 11 siang gini udah tutup,"

Mas2 : - menjawab dengan datar , santai ke arah bangga- "Iya dong mbak, kita kan bukanya dari jam 8 pagi,"

Daku : Bengong!! Nyebur ke Kali , berenang ke dalam, ambil buaya..bawa ke mas2nya biar bisa digraokkk ama tuh buaya!!!
Daku : "Hah, Kamsud lo apaaan??? Buka Jam 8 Jam 11 udeh bisa tutup!!!! Kerja apaan 3 jam doanggg...udel lo bodongg!!!!! lo kagak tahu apeeee?!!! Kitee nih kerja jungkir balik dari jam 8 pagi bisa ampe subuh malahhhh..apa-apaan nihhh jadwall!!!" *tapi itu semua hanya jeritan dalam hati sayah _ _", berhubung sayah butuh itu surattt*

- jadinya yang keluar dari mulut saya hanya....

Daku : ooohhhhhhhh *dimana dalam setiap hurufnya terdapat sekodi kutukan!!*
Mas2 : *ngejawab lagi* "Iya mbak, makanya kalo kesini pagi-pagi, lagian orang kan kalo berobat pagi-pagi lebih bagus," *Logika gak nyambung cuy*
Daku :ooooooooohhhhhhhhhh *dimana dalam setiap hurufnya terdapat ratusan kutukan dan makian*
---

Jumat, 01 Oktober 2010

GLADIOLA... Ratu para bunga

Has the devil sent flowers?
What torment in this vase
where a tire has been set
full blaze of red-orange gladiola.
(anonym poem)

Hi there, How do you do?

FYI , Well, i'm not kind of a sweet romantic woman with full of feminin's side ..no

saya sama sekali tidak bisa digambarkan sebagai wanita manis yang memakai gaun berwarna putih, berambut panjang..berada di taman bunga layaknya Rosalinda dalam telenovela..no way!
Saya juga tidak pernah menyukai gambaran barbie yang menari-nari dengan memakai kostum putrinya..No way, terlalu ribet untuk saya..

Saya sulit untuk menggambarkan diri saya,
wanita selalu diibaratkan dengan bunga..saya bahkan agak kesulitan mencari bunga yang bisa saya ibaratkan sebagai cerminan diri.
Mawar,melati, anggrek, lili..daisy, sakura... No! they were to sweet for me..

Tapi belakangan, saya tengah mengagumi tumbuhan yang satu ini ..Gladiola
untungnya masih sejenis bunga, tetapi istimewa



Saya jatuh hati pada bentuknya yang bertangkai memanjang, membentuk suatu barisan nan lancip..namun tetap indah
Saat tumbuh, Gladiola berdiri tegak..bahkan bisa berada bersama dengan rerumputan
warnanya beragam, tidak seperti melati yang konsisten..Gladiola memiliki ragam warna walaupun masih dalam genus yang sama..
Gladiola, bahkan..bisa memiliki dua warna dalam kuntum bunganya..

Gladiola tidak butuh duri sebagai senjata, karena Gladiola memiliki racun yang bisa berbahaya
Gladiola, saat bersama dengan kerumunannya..berubah menjadi Gladiolus..dengan warnanya memikat para kumbang, dengan racunnya pula..membunuh mereka yang mengganggunya
Gladiola, tidak seperti Sakura, dia bisa tumbuh sepanjang waktu..
layu, tumbuh lagi, layu, tumbuh lagi..tak perlu tunggu musim tertentu. dialah yang menentukan nasibnya sendiri.

Sejak dicabut dari alamnya yang liar, Gladiola bisa bertahan hingga 10 hari

Gladiola, indah namun perkasa
hingga seorang maestro seperti Monet pun melukiskannya pada tahun 1867 dalam lukisan Garden at Sainte Adresse -Claude Monet 1867
Gladiola selalu jelas, berkarakter dengan bentuknya. Lihatlah dalam lukisan Monet, dari bentuknya yang menantang angkasa, kita tahu itu Gladiola.


Sementara, titik-titik warna lainnya, masih harus kita terka-terka..mawarkah itu? daisy kah? atau anggrek.. hal seperti itu tak terjadi pada Gladiola, dia berkarakter.. memukau!

Gladiola tumbuh di alam liar, berasal jauh dari Afrika Selatan, sebagian kecil spesiesnya juga ada di Eurasia.
Gladiola berasal dari bahasa latin "Gladius" yang berarti Pedang, mungkin karena bentuknya yang mirip pedang.
Gladiola terkadang dipanggil juga "sword lily". "Gladius" , konon diambil dari bahasa Roma "Gladiator"..wow!
Kaum Romawi dahulu mengasosiasikan Gladiola sebagai Kecantikan , Kekuatan, Kebijaksanaan, Kemurnian, serta berkarakter..Gladiola memborong semuanya.


Gladiola, katanya lambang bunga bagi mereka yang lahir pada Bulan Agustus..
Lucky Me :)

Tapi, saya banyak temui wanita yang lahir di Bulan Agustus tidak memiliki karakter seperti Gladiola, mereka bahkan tidak pantas jika dilambangkan dengan Gladiola yang berkarakter.
Gladiola, buat saya, ditujukan bagi semua wanita yang hidup dengan pendiriannya, berjuang demi suatu nilai yang dia anggap berharga
Gladiola, untuk wanita mandiri dan tidak menunjukkan sisi rapuhnya
Gladiola, bagi mereka yang terus bertahan dan menantang masa depan
Gladiola, bagi perempuan yang sudah teruji..menghadapi segala rintangan, lalu mampu bangkit lagi..

Gladiola bagi Aisyah ra, Gladiola untuk RA Kartini, Gladiola untuk Sri Mulyani..
Gladiola for me..Gladiola for we

Saya sangat..sangat mengagumi Gladiola
buat nanti, yang menjadi pasangan hidup saya kelak..jangan pernah coba-coba membawakan saya bunga, kecuali Gladiola :)
Kalau bisa, bawa saya ke tempat Gladiola tumbuh..bawa benihnya dan tanam bersama
karena saya jatuh hati pada bunga ini, Gladiola...

XOXO
gustidha budiartie

Sabtu, 06 Februari 2010

Pengembara, Ular dan Harimau (dari renungan dalam dzikir di Blok A-10 rutan Narkoba Polda Metro )*Created by : Antasari Azhar *

Jadi ceritanya gw lagi liput sidang pembacaan duplik Antasari Azhar,
Seperti biasa... selalu ada hal unik dalam sidangnya, nah salah satunya adalah isi jawaban Antasari.
Disitu dia membacakan sebuah cerita yang dia bikin sendiri

Judulnya Pengembara, Ular dan Harimau (dari renungan dalam dzikir di blok A-10 ruang tahanan Narkoba Polda Metro Jaya) --- begitu yang tertulis di dupliknya

berhubung gw dapet copynya dari satu pengacara beliau
gw pikir kayaknya seru aja berbagi cerita yang dibuat oleh AA ini kepada kawan-kawan

*ternyata salah satu hikmah AA di penjara adalah dia bisa buat cerita dongeng - Keplok-keplok-*

Well bacalah , nilailah, dan interpretasikan sendiri karya fiksi perdana AntAsari Azhar
anda beruntung karena bisa menikmatinya XP..hehehe ^^v


Pengembara , Ular dan Harimau
Pada suatu ketika seorang pengembara dikejar oleh Harimau yang kelaparan,
Si Pengembara berlari menuju sebuah sumur untuk menghindar kejaran Harimau
Tanpa disadari, di dalam sumur tersebut ternyata terdapat seekor ular,
Pengembara terperosok ke dalam sumur dan hanya berpegang pada seutas akar yang merambat.
Sang ular menanti siap membisa pengembara di bawah
Harimau terus meraung-meraung diatas sumur
Posisi Pengembara sangat terjepit, ia berdoa dan terus berdoa
Tak ia sadari ternyata terdapat pohon yang berada di dekat sumur tersebut, Di atas Pohon terdapat sarang lebah yang menggantung.
Madu dari sarang lebah tersebut menetes ke dalam sumur, dan terjilat oleh sang pengembara.
Tak lama sarang lebah tersebut terjatuh, sehingga lebah yang ada disekitarnya berhamburan.
Lebah-lebah tersebut pun kemudian menyengat harimau yang ada di pinggir sumur, sehingga
Sang harimau terjatuh ke dalam sumur. Kemudian ular dan harimau di dalam sumur justru saling menerjang dan menyerang, menyantap dan membunuh satu sama lain.
Sang Pengembara, yang masih berusaha bertahan mulai mendapatkan tenaganya kembali akibat madu yang tertelan olehnya.
Ia kembali memanjat sumur, sehingga bisa keluar dari sumur tersebut dengan selamat.

Inti nya sih.. dia percaya adanya mukjizat, dia yakin tanggal 11 Februari itu mukjizat akan ada di sidang putusannya.
apakah tuntutan mati Cyrus Sinaga
ato Permohonan Bebas yang diajukan Juniver Girsang yang akan dikabulkan oleh Hakim??

Kita lihat nanti sidangnya...
Yang pasti, bakat terpendam sebagai pendongeng Pak AA ini justru hadir saat ia mendekam di bui

Kita telah kehilangan sosok Pak Kasur, Bu Kasur, Papa T Bob, Ria enez, Kak Seto...
mungkin pak AA ini akan jadi salah satu tokoh pengobat rindu kita..

Sang Pengembara..dengan kisahnya yang nyata... *mungkin