Jumat, 20 Juli 2012

The Dark Knight Rises : Ketika Batman Susah Move On!

Menonton film ini, membuat rakyat jelata seperti saya elus dada.... Ternyata rasa galau berkesinambungan tak hanya dirasakan oleh kita, tapi juga oleh Superhero macam Batman.
Yes, dalam Film ini, sang Sutradara jelas menggambarkan klo Batman, dibalik harta-tahta-dan ketampanannya hanyalah manusia biasa. Sejak terakhir bertarung dan kehilangan gadis yang ia cintai pada 8 tahun lalu, Batman ternyata juga susah buat Move On. Hatinya ibarat kopaja yang madatin Jalan Fatmawati di jam-jam kerja, mandeg total.
Mecahin rekor Bang Thoyib yang 3 kali lebaran dan puasa gak pulang-pulang, Batman akhirnya jadi legenda karena 8 taon gak nongol-nongol di Gotham City. Tentunya, meski 8 taun berlalu, warga Gotham City yang sedang tidak menunggu Pilkada putaran II, belum tahu identitas Batman sebenarnya adalah lajang tua kaya dan tertampan se Ibu Kota, Bruce Wayne.
Senasib serupa dengan alter ego jagoannya, Bruce Wayne juga jadi legenda. Semua warga kota berghibah soal dirinya, dibilang si Wayne manjangin kukulah, aneh lah, gak pernah keluar kamar karena apalah. Itu karena si Wayne, 8 taon lamanya mendem aja di dalam rumah sebesar istananya.
8 taon lalu, yang jahat adalah Joker yang dibunuh oleh Batman bersama koalisi pengacara baek hati idola warga, Dent. *entah siapa nama lengkapnya, klo di Indonesia pasti dia jadi Dent Sitompul karena profesinya pengacara*
Sayangnya, Dent ini ternyata gak baek2 amat dan kebunuh juga ama manusia codot alias Batman. Jadilah, kesan Batman di masyarakat ada yang anggap jagoan ada yang anggap musuh negara. Kecuali untuk Letnan Gordon, yang haqqul yakin Batman pembela keadilan dan kebenaran karena dia tahu siapa Si Dent. Sayangnya, si Dent ini gebetan dan cintanya si Rachel, gebetan Batman dari jaman bocah, yang juga wafat 8 taon lalu.
Dikala Bruce Wayne aka Batman asik beritikaf di rumahnya mengenang segala duka dan luka itu, di sisi lain kota Gotham diserang bahaya..yang seperti biasa di film-film superhero manapun, bahaya yang bermula di Amerika dan bisa membahayakan dunia.
Ancaman itu datang dari Bane, manusia bertopeng yang percaya bahwa kota Gotham sudah dipimpin oleh kaum birokrat yang korup dan bobrok moralnya. Bane ini kabur dari penjara yang jauh disana, dan sebelumnya tak ada yang bisa melarikan diri dari situ. Bane, konon adalah anggota organisasi bayang-bayang *begitu teks di bioskop tertulis* yang dipimpin oleh Ras Aghul, yang juga guru si Batman di Dark Knight dulu.
Bane, masuk ke Gotham, dengan berkoalisi bersama pengusaha yang hendak mengakuisisi perusahan Bruce Wayne, Dadgett *begitu klo ga salah*. Untuk mencuri akses-akses ke aset perusahaan Wayne, Dadgett ini kemudian menggunakan jasa Cat Woman, yang diperankan terlalu kurus oleh Anne Hatheway. Wayne mengenal Selena, nama asli Cat Woman, sejak si Cat Woman ke-gep mencuri permata milik almarhumah nyokapnya si Batman. Awalnya sih mencuri permata, terus sidik jari, terus lama-lama ikut mencuri hatinya si Batman juga.
Disini Cat Woman diceritakan terpaksa mencuri karena takut ama Bane, sekaligus termakan janji klo track record aksi kriminalnya di dunia bisa terhapus dengan program spesial. Sehingga, si Selena bisa memulai hidup dari 0, seperti iklan SPBU Pertamina.
Bangkrutlah si Wayne sebagai pengusaha akibat ulah mereka. Tapi, si Wayne ini punya proyek energi terbarukan dengan program nuklir yang ia percayakan pada Miranda Tate, Wanita kaya yang mencuri perhatiannya sebagai Bruce Wayne. Di mata Wayne, Tate ini wanita yang peduli perdamaian dunia dan green revolutioner.
Udah bangkrut tertimpa tangga pula, si Wayne yang menantang duel Bane kalah total akibat 8 taon gak fitness. Wayne pun dilempar ke penjara tempat dulu Bane berada, penjara yang begitu masuk susah keluar. Sementara si Batman terjebak di penjara, si Bane sibuk hancurin dunia dengan memulainya dari Gotham City. Anarki dimana-mana, dan pengadilan atas nama rakyat tanpa ada pengacara maupun saksi digelar untuk menghukum aparat, birokrat, pengusaha yang dinilai lalim dan pelit oleh mereka. Hukumannya dua ; diasingkan sampai mati atau mati dengan segera.
Supaya bisa keluar dari penjara, Wayne harus bisa melupakan duka-nya. Dia harus melawan rasa takutnya, dan terus Move On. Sementara Wayne berjuang melawan rasa sepinya, kawan-kawannya di kota, diantaranya detektif Blake terus berjuang melawan Bane CS. Blake, adalah polisi muda naif yang mengidolakan Wayne sekaligus Batman sejak kecil. Blake tahu identitas Batman sebenarnya adalah Wayne, dan dia bingung kenapa Wayne mesti pake topeng ketika jadi Batman, kenapa gak pake sarung aja ? *ya kali*
Batman pun menjawab,"Nak, aku menggunakan topeng untuk melindungi orang-orang yang aku sayangi. Aku tidak ingin mereka terlibat akibat aksiku sebagai Batman."
Batman, yang akhirnya bisa Move On karena memiliki Miranda sekaligus Cat Woman berhasil keluar dari penjara jahanam. Dan mencoba menantang Bane, yang sedang membajak reaktor nuklir demi misi menghancurkan kota, untuk kedua kalinya! Sayang, ternyata Bane bukanlah otak dari aksi penghancuran kota. Sosok dibalik Bane, cukup membuat Wayne terguncang, sebab sosok itu adalah anak sebenarnya dari guru si sang manusia codot.
Well Well... Siapakah orang itu ? ...
Gw akui film berdurasi 3 jam-an ini sangat keren! Terutama Christian Bale yang bener-bener keren secara definitif! Di Film ini, spoiler dikit ya :D , kita juga bakal tahu cikal bakal tokoh Robin.
Dan seperti biasa di film2 Batman yang selalu gw suka, selalu ada kisah tentang si tokoh antagonis yang digambarkan menjadi antagonis karena suatu alasan. Sehingga, kita bs mengerti aksinya. Di Film ini, gue cuma gak suka sama Cat Womannya yang kurang nakal dan ga terlalu montok menurut gue, hehehe. Jujur, gue penggemar Anne, tapi kurang cocok aja gitu...mungkin bisa agak dimontokin dikit yaa di seri berikutnya :D

Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
















Senin, 09 Juli 2012

Saya dan Kista (II)

Ternyata, postingan terakhir gue soal kista banyak yang klik.. hehehe
Postingan itu sengaja juga gw twit untuk berbagi informasi mengenali gejala kista sejak dini. Dari twit dan postingan blog itu, banyak pertanyaan terus diajukan pada gue. Jujur, untuk menjawab secara medis gue bukan ahlinya, ini cuma berdasar pengalaman aja.

Jadi mari kita lanjut kisahnya, sekaligus menjawab pertanyaan kawan-kawan semua
ini kira2 gambaran ovarium yg terkena kista


Sehabis operasi, gue berasa seperti orang lumpuh. Penuh selang menn dimana-mana, selang infus, selang oksigen, selang darah, selang untuk saluran kencing..karena gue gak bisa bangun. Males abis dah inget-inget masa horor itu -___-"

Hari ketiga semua selang dicabut, kecuali infus. Dan gw dipaksa belajar bangun, dari tidur ke duduk, duduk ke diri. Buat orang normal itu biasa aja, tapi buat yang perutnya abis disobek-sobek...behhh...setiap gerakan memicu jeritan. Tapi akhirnya gw bisa!!

Pulang ke rumah masih didorong-dorong pake kursi roda, sampe rumah jelas masih diberondong pertanyaan oleh tetangga kanan kiri dan temen yang besuk. Baru seminggu dari RS, gw udah harus balik ke Semarang. Jalan aja masih pelan, terus ya itu tiap ketemu temen pasti nanyain kan,"Gusti kenapa?","Sakit apa, terus nanti gimana ?"

Ya, dengan senyum, gue pun mencoba menjawab pertanyaan semua itu. Gw jelaskan bahwa gue kena kista, tumor yang hampir jadi kanker, indung telur gue diangkat. Dan mereka semua pun memasang muka ibu, waktu itu sih gue cuma bilang gak apa-apa. Tapi tau gak, tiap lihat muka dan mimik iba itu, gw maless karena perihh!! Gue gak suka dikasihani orang-orang karena makin dikasihani gue merasa "Emangnga gue semalang itu ya?!!"

Jujur, gue mencoba melupakan bahwa gue berbeda dari sisi organ reproduksi dengan wanita lainnya, hingga saat ini.

Tapi terus gue gugling, gue searching, gue browsing. Banyak wanita yang terkena kista sukses dan bisa memiliki anak!!! Jadi kemungkinan itu masih terbuka lebar buat gue.

Begitu pula juga kisah banyak yang terkena kista, berukuran kecil biasanya, bisa mengempis, sembuh dan hilang kistanya asal disiplin berobat.  Jadi, kista memang berbahaya tapi kita bisa mengalahkan kista!

Berikut beberapa pertanyaan yang banyak diajukan soal Kista.

1. Gus, kalo diangkat indung telur itu apa akibatnya ? Well, indung telur kan ada sepasang alias dua biji. Jadi sama kaya ginjal, meski cuma satu yang ada tetep berfungsi, cuma memang mungkin gak optimal. Indung telur ini untuk menghasilkan sel-sel telur yang akan dibuahi oleh si sperma, klo spermanya gigih dalam pembuahan gue yakin sejauh apapun sel telur pasti akan bisa dibuahi juga ...Amin!

2. Emang bahaya kista apa aja ? Tergantung, klo kistanya membesar seperti yang gue alami itu, ya mau gak mau harus ada pembedahan indung telur. Ada juga yang mengalami, kistanya ini menutup jalan sperma ke indung telur jadi susah untuk proses pembuahan. Yang pasti kista itu kan penyakit ya, gimanapun harus kita basmi untuk kebaikan organ reproduksi kita.

3. Gejala-gejala kista apa aja ? Klo kecil mungkin gak berasa, tapi gejalanya mulai dari biasanya haid tidak teratur dan nyeri/kontraksi yang luar biasa. Klo udah punya gejala-gejala itu gak ada salahnya untuk cek ke dokter kandungan untuk USG dan jangan malu!

Meski udah diangkat atau hilang, bukan berarti Kista itu musnah gitu aja dan gak nongol lagi. Apalagi untuk yang udah pernah kena, aduhhh..... mereka bisa datang kapan aja kalau kita gak hati-hati.

Ukuran kista ini bisa mengecil kalo kita disiplin hidup sehat dan jaga pola makan, ini yang paling penting. Misal kalian udah USG, terus gak mau operasi, dan gue juga menyarankan jangan buru-buru operasi, bisa lohh ditekan kistanya. Cuma ya itu, harus tahan untuk gak makan-makanan enak..

Berikut jenis makanan yang pantang dimakan orang-orang yg terkena Kista ;
- santan, alpukat, kuning telur
- seafood
- fastfood
- gorengan (bila menggoreng lebih baik menggunakan olive oil/minyak zaitun)
- susu sapi (ganti dg susu diet, misalnya WRP)
- susu kedelai, termasuk tahu tempe
- jeroan
- makanan2 manis, termasuk buah2an, misalnya lengkeng, rambutan, mangga.

Terus begitu liat list ini, salah satu temen gue nanya. "Lah pantangannya banyak bener, lo makan apa dong Gus ?" hehehhehehehe

Semoga ini membantu kawan-kawan, gue sih mengambil segala hikmahnya aja dari tiap peristiwa. Jujur, gara-gara kista ini juga terkadang membuat gue ketakutan kalo berbicara soal pernikahan. Gue selalu bertanya-tanya, dulu, apa nanti calon suami gue mau terima keadaan gue setelah mengetahui kejadian ini ? Bahwa gue incomplete organ reproduksinya :D
Itu juga , yang membuat gue menahan untuk tidak banyak bercerita soal kista ini selama hampir 6 tahun.
Tapi semuanya sekarang gue ikhlasin aja, Insya Alloh...jawaban Alloh itu yang terbaik .. Aminnn....
dan belajar ikhlas itu gak mudah loh, gue perlu sedih dulu bertaun-taun hingga akhirnya sekarang bisa menyatakan itu dengan bangga di blog gue.

Gudluck buat semua, jangan takut, jangan ragu! Ayo segera cek organ reproduksi kalian :)

Minggu, 08 Juli 2012

Kista dan Saya !!!!


Penyakit itu bisa datang kapan saja, tapi kadang kita ga sadar bahwa yang mengundang penyakit itu datang adalah diri kita sendiri.

Sengaja, gw tulis ini di Blog untuk berbagi pengalaman. Sekaligus, biar nanti ada semacam cambuk pengingat buat gue sendiri untuk tidak mengulang kebiasaan-kebiasaan tidak sehat. Niatan menulis blog ini  timbul, setelah gw membaca Blog salah seorang senior di kampus. Dia bercerita bahwa saat ini dia terkena kista indung telur atau kista endometriosis.

Lalu gw teringat peristiwa sekitar 5-6 tahun lalu. Ya, gw juga pengidap kista indung telur , dulu.

nyeri kista itu luar biasa


Agustus 2006 tepatnya.

Saat itu libur semester, jadi gue bisa menikmati liburan di Jakarta dan beristirahat dari aktivitas kampus di Semarang. Seperti biasa, setiap Bulan Agustus itu gue selalu rempong urusin acara-acara buat 17 Agustusan di Kampung. Mulai dari lomba buat anak-anak, sampe panggung seninya.
Menggagas, mengetik, menyebar, menari, menyutradarai dan sebagainya.
Acaranya digelar pada tanggal 21 Agustus , saat itu gue belum tahu dan merancang nasib gue yang ternyata pada tanggal 22 Agustus harus bersedia mengangkat salah satu indung telur karena penyakit kista.

Tepatnya sekitar tanggal 15 Agustus, gue udah merasa ngilu gak jelas di sekitar bawah perut hingga vagina, payudara mengencang, dan keinginan makan bertambah. Jelas itu pertanda yang disadari setiap perempuan untuk tamu bulanannya. Masalahnya, seperti biasa haid gue itu terlambat, kali ini selama 3 minggu dari jadwal sebelumnya. Jadi hampir sebulan gak dapet mens.

Hal itu, bagi gue dulu, adalah wajar. Soal terlambat datang bulan ini sering gue alami sejak awal mendapat menstruasi. Bahkan pernah, gw gak dapat haid selama 3 bulan berturut-turut. Gue pun mulai khawatir, apa jangan-jangan hamil... tapi di umur belasan tahun itu..ciuman aja gak pernah gimana bisa hamil coba -___-"

Pas 16 Agustus, sesuai prediksi gue mendapat tamu bulanan. Nyerinya luarr biasaaa! Kalau lagi haid, udah dapatnya banyak cuma 3 hari, sisanya coklat gak jelas bisa hampir seminggu. Jadi total haid gue itu bisa 9-10 hari. Setiap nyeri datang bulan, pasti para perempuan coba minum obat penghilang nyeri datang bulan itu kan? Tapi percaya deh, ternyata itu semua gak ada efeknya dan tidak membantu.

Nyeri yang luar biasa ini membuat gue sampe sakit demam, dan berlanjut di hari kedua. Gw berpikir, mens gue ini parah karena gue lagi sakit. Sampe akhirnya gue tahu, justru mens gue itulah yang membuat semua kondisi tubuh gue payah. Karena masih urusin lomba, gue coba sok menguatkan diri dengan minum pocary sweat dingin ..baru juga disedot. Alamakkkkk!!! Nyerinya makin menjadi dan gue pingsan.

Gue ga inget apa yang terjadi, yang jelas gue dibopong-bopong orang sekampung dan langsung dilarikan ke RS Jakarta di Setiabudi. Saat di UGD gue cuma bisa meringis-ringis gak jelas, kalo kata bapak gue yang nganterin waktu itu udah mukanya pucet banget ditambah jerit-jerit, duduk salah, tidur salah. Serba salah.

Dokterpun kebingungan, gue cuma tahu semua baju gue dicopot dengan paksa ama si suster karena harus menjalani beberapa tes. Dalam keadaan setengah sadar, gue cek rontgen, cek darah, cek ke dokter spesialis pencernaan takut usus buntu, pokoknya gue didorong-dorong di kursi roda dari satu ruang lab ke lab lainnya dan cuma bisa berbaring aja.

Terakhir, sekitar sore jam 6, karena gak ditemuin juga tuh asal penyakit. Akhirnya si dokter merujuk ke dokter spesialis kandungan. Nama dokternya Dr Herman, gue masih ingat. dia bergelar DOKTOR bukan dokter. waktu itu. Saat ini mungkin udah jadi Professor.

Umur 20 tahun, untuk pertama kalinya gue di USG oleh dokter kandungan. Dan dari situ diketahui terdapat kista berukuran 5 cm lebih , hampir 6, yang mendesak indung telur sebelah kiri gue. Kistanya, menurut dokter, lebih besar dari ukuran indung telur sehingga berbahaya dan sudah merembet ke indung telur kanan. Ukuran kista ini, katanya, agak sulit diselamatkan kecuali harus dioperasi dengan cara membelek atau mengangkat indung telur.

Hadiah yang sangat spesial bukan? Di hari yang pas ulang tahun gue ke 20 gue divonis terkena kista dan harus diangkat indung telurnya.

Gue bertanya sama dokter, apa salah gue selama ini hingga kena penyakit kista? Ini penyakit yang langsung terkena organ reproduksi. Sementara gue berpikir selama ini gue gak pernah ngapa-ngapain organ reproduksi gue. Dokter bilang, ini karena hormon yang tidak seimbang. Faktor utamanya adalah makanan, seperti fastfood. Mak!

Si dokter memberi gue dan keluarga gue waktu untuk berpikir selama tiga hari atau dapat second opinion sebelum dioperasi. Menginap semalam di rumah sakit, sekampung langsung datang besuk. Soalnya bikin heboh kampung pas pingsan.. hehehe

Tahun 2006, gue terkapar. Akses internet belum secanggih sekarang, Bokap gue konsultasi seadanya ke kiri dan kanan. Minta doa sama Ustadz-Ustadz. Kakak sepupu gue menyarankan gue jangan operasi dulu, tapi lihat kondisi dulu dan cari pengobatan lainnya.

Tapi, lagi-lagi malamnya gue meringis hebat. Bokap gak tega melihat gue terkapar begitu di Rumah Sakit dan memutuskan mengakhiri sakit gue dengan mengangkat penyakit itu, apapun resikonya. Nyokap gue, begitu tahu gua akan kehilangan indung telur, dia yang menangis paling kejer. Gue ?? boro-boro bisa mikir masa depan, mikir aja kagak bisa saking lemesnya.

Tanggal 22 Agustus gue akan dioperasi, malamnya tanggal 21 anak-anak temen maen gue di kampung memberi kejutan dengan mementaskan drama gue dengan hasil latihan mereka sendiri. Malam itu juga temen-temen sekelas waktu SMA, bener-bener satu kelas pada datang, untuk menyemangati gue. Yang saat itu, jalan aja mesti pakai tongkat saking gak kuatnya.

22 Agustus pagi, sahabat gue dari geng gopek Efa, Anggi, Muti dan Melly datang pagi-pagi nyusul ke rumah sakit. Mereka menunggu gue menjalani operasi selama berjam-jam, mengantar gue ke ruang operasi. Dimana pada saat itu, gue masih merasa gak ada yang salah dari tubuh gue, ini cuma operasi biasa, seperti operasi sinusitis yang udah gue jalani dua kali.

Setelah sekitar 5-6 jam, gue di dorong dari ruang operasi setengah sadar. Gue melihat sosok-sosok sahabat gue masih ada disitu, bokap, nyokap dan sanak saudara lainnya. Obat bius mulai beraksi lagi, gue tertidur.

Sayup-sayup gue denger bokap bercerita ama tetangga yang besuk gue, "Ini kistanya, gede kan. Udah hitam gitu, kata dokter ini udah bahaya dan merambat ke yang kanan. Tadi dikerik sekalian, kalau terlambat bisa jadi kanker," kata papa.

Gue mencoba mengenali orang-orang disekitar gue, cuma bayangan-bayangan. Gue merasa di kanan gue tangan gue memegang sesuatu, gue lihat nyokap megangin tangan. Yang gue tahu belakangan dari cerita nyokap, ternyata gak gue lepas-lepas sejak dari ruang operasi sampai besok pagi karena gue gak berhenti merintih.

Faktanya emang iya, begitu reaksi obat bius mulai habis. Nyeri yang datang bertubi-tubi, bayangin aja indung telur lo yang tipis itu...habis dirobek, digunting diangkat, dikerik lewat kulit lo dan lapisan daging yang harus dibelek dulu untuk ambil itu kista. Rasanya kayak ditusuk-tusuk pisau yang masih tertancap tepat di atas vagina loe. Gue nangis sejadi-jadinya, mau bangun gak bisa. Tiap gerakan berasa ada darah yang mengalir dari tubuh, sakittttt.

Tapi diantara rasa sakit itu, yang buat gue semakin kejer nangis itu karena gue berasa...ada yang hilang dari tubuh gue, ada yang beda. Oh iya, jelas, gue udah kehilangan indung telur gue. Sebagai wanita, gua gak sempurna, incomplete, dalam arti sesungguhnya. Gue pun makin menangis dan menggenggam tangan nyokap makin erat, nyokap juga nangis. Tapi disela-sela tangisnya itu, gue mendengar dia gak nyerah suruh gue berdzikir untuk menguatkan mental gue....


- to be continue-



Minggu, 01 Juli 2012

Ketika Lee Joon Mblaq Membuka Baju......

inilah Lee Joon Mblaq tampak atas dan masih berbusana lengkap
Jadi begini, sebenarnya gue bukan penggemar Mblaq sejati. Gue hanya menggemari pria-pria korea berdada bidang dan berwajah tampan secara umum. Lee Joon, salah satu personel Mblaq itu adalah salah satu contoh kasus. Awal mula gue tertarik sama Mblaq, Lee Joon tepatnya, adalah ketika melihat MV 'Y'.

Semua tahu, gaya Lee Joon saat membuka video tersebut...sangat sangat sangat sangat..mengundang! Dia meraba-raba tubuhnya sendiri dari atas dan menarik- narik pakaiannya dengan mimik seperti menikmati sesuatu..hadahhhh.....

Gaya Lee Joon di video itu bener-bener membuat organ dalam cenat cenut, tanteh pusingg..@.@
Kalau liat video itu, biasanya gua sama ayu jejeritan. Lee Joon juga faktor penentu yang membuat gue sudi melirik video klip "Bubblepop" si Hyuna, karena di menit kedua dalam video itu Lee Joon buka baju.

Nah, kemudian tersiar kabar si Lee Joon ini, beserta rombongan Mblaq lainnya, mau konser ke Jakarta pada 30 Juni. Gue mulanya biasa aja, berhubung lagi berhemat untuk rencana liburan sebagai kado ulang tahun pribadi nanti..hehe, jadi saya tidak memburu tiket konser Mblaq tersebut.

Tibalah kejutan datang dari Mbak Dianing Sari, yang baik hati menawarkan akses liputan konser Mblaq. Gratis booo, masa disia-siain. Pikiran gue waktu itu juga cuma pengen liat Lee Joon beraksi, fokus pada tujuan!

beginilah pemandangan dari Tribun
Berangkatlah gue ke Mata Elang Internasional Stadium (MEIS) dengan rombongan wartawan Kpoppers rempi macam Icha, Mb Ira dan Mba Yeni yang pengetahuannya soal Mblaq pada sama dodolnya X)). Jam setengah 8 konser dimulai, gw dan wartawan-wartawan laennya kebagian jatah nonton di tribun... Jauhh makkk!

Gue cuma tahu beberapa lagu Mblaq macam Run, Y, Oh Yeah, Monalisa dan It's War. Sementara konser berlangsung hampir 2 jam lebih, sisa lagu laennya gue kagak ngarti..tapi cukup menikmati.

Di tengah-tengah konser tiba-tiba ada video Lee Joon nongol, mulai dari bangun tidur cuma pake kutang putih , terus dia mandi dan showeran... jelas gue, dan Mbak Ira, histeris meminta lebih dari sekedar video. Lee Joon nongol, pake jas motif zebra, aduhhh bikin para wanita ingin menyebrang ke pelukannya.

Dia turun panggung, dan memilih salah seorang penonton wanita untuk mendampinginya di atas panggung. Mampus!!!! gw jauh ada di tribun T.T
Gue sangat yakin, gak mungkin Lee Joon kagak ngapa-ngapain tuh cewek! Bener aja dong!!! Lee Joon jelas jelas menseduksi si gadis di atas panggung!! Efeknya pun merambat keribuan gadis yang ada di MEIS, sampe yang ada di tribun atas ini!

Pertama, Lee Joon ngelempar jas-nya. Makkkkkk, gue dan Mbak Ira sibuk teriak,"AAAAAAAA!!! BUKA BUKA BUKA BUKA BUKA!!!" minta lebih. Itu cewek kemudian diajak ke sofa panjang, Lee Joon ngegoda dia dengan berbaring di sebelahnya, aduhhhh klo gue jadi itu cewek gue dah tutup tirai panggung! Nikmati berdua dalam satu sofa bersama Lee Joon.

Sambil nyanyi dan nari lagu "Nan", Lee Joon gak berhenti menseduce penonton! Teriakan ,"Buka Buka Buka!!!" pun makin kenceng. Sraatttttt!!!!!! Itu kemeja langsung dihentak sama si Lee Joon, OMG deh pokoknya. Gue curiga itu kemeja gak pake kancing, tapi pake doubletip abis bukanya gampang banget.....

Cewek diatas panggung udah geleng-geleng sambil hentak kaki, histeris tapi masih sok cool. Yang di tribun gimana ? udah bergelinjang pasrah tentunya. Tapi tetep teriak,"Buka Buka BUka!"
Entah kebawa suasana atau gimana, Lee Joon akhirnya mencopot kemejanya!!! Rasa ingin segera dikawini pun membara hingga lubuk rahim terdalam makkkkkkk!!!

Lee Joon menyodorkan tubuhnya ke si cewek!! Tapi sayang ceweknya cuma nutup mata, aduhhhh dodol abis!! Klo gue mah udah gue jilat itu!!!! Kesempatan ada kok disia-siakan...dek dek

Lee Joon melanjutkan aksinya dengan menari balet, gerakan tubuhnya sangat luwes dan fleksibel. Wow gak bakal ragu deh, beraksi di panggung aja luwes gimana beraksi di ranjang... *sumpah ini cowok bikin dosa para cewek yang ngeliatnya*
Gue pun berkomentar ke Mbak Ira,"Mbak, gue jadi pengen liat dia pake celana balet. Lo jelas tahu tujuannya kan mbak?" hahahahhahahahhaha.......

Itu bener-bener puncak konser menurut gue. Usai konser, gue berjumpa dengan kawanan noona-noona yang kebetulan satu mazhab soal pria-pria korea yaitu @keipoptwit @Cassaltneo dan @t4tz18 . Mereka ternyata berpikir dan berteriak sama saat melihat aksi lee joon, gak kuat iman.

Di panggung, Lee Joon minta maaf atas ulahnya yang copot baju dengan alasan terbawa suasana. Ohhhh, dia itu gak salah!! kesalahannya cuma satu, kenapa gak sekalian dia buka celananya??!!!!!


ps : ada artikel berita soal ini loh disini