Sabtu, 19 Januari 2019

Pertemanan (Ceritanya) Kepingin Sehat

Seperti orang kebanyakan, setiap awal tahun pasti dimulai dengan resolusi. Apa yang mau dicapai tahun ini?

Dan seperti tahun-tahun, atau bahkan dekade, sebelumnya. Resolusi 2019 pastinya masih tetap mainstream; pengen kurus, pengen sehat, pengen hemat, pengen kawin, pengen kawin lagi..eh. Gitulah.

Nah, menurut penelitian orang-orang yang kerjanya meneliti dan kami tinggal baca, agar suatu impian atau resolusi bisa terwujud ada baiknya dilakukan secara berkelompok. 

Sama toh seperti kerja kelompok, mau tidak mau pasti kelar, meskipun yang kerja akhirnya cuma seorang. Mungkin itu alasannya, kenapa berkelompok selalu sukses. Meski ada yang dikorbankan. 

Kebetulan, saya punya geng yang sangat-sangat tidak jelas. Isinya orang-orang yang punya keinginan fisik warbyasa dengan nafsu makan dan jajan yang tak kalah juara. Sebut saja nama sebenarnya; Gue, Rangga, Iwan, Abud, Maik. 

5 sekawan ini mulai resah dengan bentukan badannya, dan ingin sehat di tahun ini. Kami ingin punya pertemanan sehat seperti Dian Sastro dan kawan-kawan. Pertemanan yang kalo janjian lari bareng di Jerman, atau buka restoran diet di mal. 

Kek gini loh contoh pertemanan sehat. Pic by Hitts via Google


Bukan pertemanan yang kalo janjian buat; males datang pagi ke kantor, mabur nonton, bagi donlotan, atau janjian nirfaedah lainnya. Kami ingin jadi #Pertemanansehat.

Tapi, berhubung kami masih sebatas kepingin sehat, jadilah saat dilontarkan ide-ide hidup sehat banyak terjadi tawar menawar dan persengketaan di grup BBM. 

Oh iya, kami pake BBM Group, soalnya buat cari duit di #groupwar!  Mayan buat nonton gratis kalo dapat uang di DANA wkwkwkw. 

Ajakan pertama adalah sepekan tanpa gorengan, reaksinya adalah sebagai berikut. Penolakan yang terjadi adalah penolakan kelas berat, ini ibarat tawaran untuk memilih Jokowi sebagai presiden ke kaum kampret atau sebaliknya, tawaran memilih Prabowo ke kaum cebong. Mustahil disepakati. 

Seminggu Tanpa Gorengan, Berat!

Minggu, 13 Januari 2019

Review K Drama Memories of The Alhambra; Duda, Granada, dan Cinta!

Akhirnya, setelah sekian lama bisa juga menulis blog ini. Kali ini gue bakal bahas drama terbarunya Oppa (kesayangan kita semuah) Hyun Bin…..!!



Merasa ndak sih, setelah Secret Garden tahun 2010 lalu, Oppa tamvan kita ini agak kurang beruntung mendapat drama atau film yang ditawarkan kepada dia. Habis Secret Garden, si Oppa kan wamil tuh (dan sempat visit ke Indonesia!), terus habis itu dia comeback gak ada yang greget banget gitu. 

the unforgetabble scene from Secret Garden, huhuhuu


Drama terakhirnya 2015; Hyde, Jekyll, and Me kurang begitu sukses. Meski di situ dia meranin dua karakter sekaligus, tapi naskahnya gak bangettt…jadi nda begitu sukses. Tapi tenang Oppa, aku fans abadimu..sejele apapund dramamu tak mengurangi ketamvananmu…eh..loh. 

Tapi dari sisi film, karakter si Oppa mayan ngembang kaya adonan roti didiemin sejam. Kecuali yang zombie-zombie terakhir itu, gue sih paling suka si Oppa Hyun Bin ini pas di The Swindlers yak..jadi pencuri dan penipu ulung gitu. CURI HATIKU DONG, OPPA!

Hyun Bin and the gang di The Swindlers!


Beklah, kita masuk ke drama barunya yakni Memories of The Alhambra. Sebelum gue review lebih jauh, gue mau bilang di awal dulu:

THIS IS SUCH A BEAUTIFUL DRAMA EVER………!!! LOVE LOVE LOVE!



Beautiful places, beautiful actress, beautiful Hyun Bin, beautiful story, dan gara-gara drama ini…aku mao ke Granada, Plisss!

Okay, kita masuk ke Beautiful Story dulu ya:

Beautiful Story
Duh TvN mesti banget diakui paling andal menyajikan drama yang storynya tidak biasa. Ndak mainstream seperti tv lain yang hobi sajikan tema; adzab dan mistis (LOH INI MAH TV LOKAL). 

Kali ini TvN lagi lagi mengangkat tema yang gak biasa, soal dunia games. Meskipun soal percintaannya masih manusia dengan manusia, gak kaya Goblin di mana yang satu manusia satu lagi makhluk halus. 

Untung yang bikin orang Korea itu drama Goblin, kalo dibikin sutradara lokal sini pasti udah dihujat jadi drama musyrik! 

Nah, Hyun Bin di sini menjadi Yoo Jin Woo CEO perusahaan gamers terkemuka yah ibarat kata di bosnya Mobile Legend atau PUBG yang lagi naek daun itu. Dan tiba-tiba dia dapat email dari seorang pemuda bernama Jung Se Ju (tamvan juga) soal games AR-nya yang dia ciptakan dengan lokasi di Granada, tempat ia bermukim.

Duh aku lagi main game, jatuh, tapi tetap tamvan!


Memainkannya kaya main pokemon Go gitu, jadi pemainnya mesti jalan-jalan buat kalahin musuh, dapat senjata, dan lainnya. Dan games ini masih uji coba, dan tentunya dicoba oleh Hyun Bin. 

Dilalah, pencipta games ini tidak diketahui keberadaannya, Yoo Jin Woo sambangi ke Granada dan hanya bertemu dengan kakaknya, yakni Jung Hee Ju (diperankan Park Shin Hye). Jin Woo pun mendekati Hee Ju secara bisnis untuk beli hak cipta game yang dirancang adiknya itu, dan sukses. 

WHY U TAMVAN BANGET


Jadi selama beberapa episode awal, kalian tidak akan dapat adegan cinta-cintaan! Sabar! Cinta di dunia nyata aja lebih lama datangnya, di drama boleh dong tarik ulur dikit.