Sabtu, 14 April 2018

Resepsi A La Drama Korea




Kali ini gue mao nulis tentang resepsi pernikahan a la drama Korea, tapi tentunya bukan nikahan gue dong… secara sampai saat ini yang sah gue pelok tiap malem masih guling, bukan orang.

Sekitar dua pekan lalu, di tengah kesibukan bekerja, gue mendapat pesan whatsapp dari seorang kawan, yang juga adik kelas dan teater sewaktu sma, dan sama-sama pencinta Korea-Korean. Sebut saja Debby, nama kawan gue itu.

Debby mengirim pesan pada Kamis malam, mengundang untuk hadir di resepsi pernikahannya pada Sabtu sore, di sebuah restoran di kawasan Dharmawangsa. Sungguh undangan yang mendadak, seperti tahu bulat yang digoreng di mobil bak.

Meski mendadak, gue gak begitu kaget  karena sebelumnya Debby juga udah ngobrol-ngobrol soal rencana dan persiapan nikahnya sejak beberapa bulan sebelumnya, saat terakhir kali gue ketemu dia. Dan sewaktu ngobrol, dia juga bilang akan ngundang, dan gue berjanji untuk datang.

Sebagai muslimah solehah yang menjadikan janji sebagai amanat yang harus dipenuhi, meski itu jadwal gue balik ke rumah di Bojong Gede, tetep gue bela-belain ke Dharmawangsa di pekan itu (Bojong-Dharmawangsa ini dari segi jarak jauh, dari segi pengejaan nama lokasi juga jomplang yak!).

Di undangan Debby, tertulis syarat-syarat bahwa tamu resepsi tidak boleh menggunakan warna putih, biru, dan dianjurkan menggunakan sepatu kets karena tema pernikahannya seperti pesta kebun.

kostum sepatu para hadirin sesuai undangan

Untung gw pengalaman nih ama kawinan-kawinan macem gini (pengalaman datang kondangan doang, belom kawinnya). Meski dianjurkan pakai sepatu kets, mohon maaf..buat Mbak Goes, gaya adalah segalanya.

Gaya Mbak Goes kondangan dadakan dan sendal cetar 


Kebetulan lagi pengen pake baju terusan, dan kalo sampe pake sepatu kets… sungguh orang bakal lebih mengira gue hadir ke kawinan yang bertema “bengkel party” ketimbang “garden”, bayangkan kostum di atas tadi, kalau sandal cetar itu gue ganti sepatu, gue lebih cocok jadi montir.

Setelah menempuh perjalanan – naik ojek, naik kereta, naik taksi- akhirnya sampailah gue ke Dharmawangsa, dan begitu masuk ke tempat resepsinya… OMG INI RESEPSINYA KAYAK DI DRAMA-DRAMA KOREA… and I love it!

FYI, Debby memang pencinta Korea..tapi levelnya jauh lebih gila dibanding gue. Debby itu Ketua Fans Club Hyun Bin Indonesia, jago Bahasa Korea, punya Kafe Korea di Depok, dan sekarang dapat SUAMIK ORANG KOREA!

GUE MAH PENGGEMAR KOREA CEMEN KAYA NI BOCAH 

Gue sedikit tahu tentang kisah cinta Debby dan suaminya, hubungan mereka ini sudah terjalin bertahun-tahun dan melewati naik turun hubungan yang luar biasa, apalagi dengan segala perbedaan yang ada di mereka berdua.

(Sungguh kisahnya kayak Drama Korea juga…Ya Alloh Debby!)

Debby memang pernah cerita kalau dia ingin dapat pasangan lelaki Korea, dan itu sampe dia tulis di gembok cinta di Namsan Tower (bukan gembok cinta KW di Aeon Mall Bekasi!). Tentunya keinginan dia ini dia sertai dengan usaha nyata, seperti belajar Bahasa Korea, pergi ke Korea dan lainnya.

Gak kaya gue, ngimpi  doang pengen dapet lakik kaya Gong Yoo, sementara Debby sibuk belajar Bahasa Korea, gue sibuk ngemil Cilok.

Ketika Debby nabung supaya bisa nempel impiannya di gembok Namsan Tower, gue sibuk ngumbar-ngumbar duit beli martabak.

Ketika Debby sibuk dengan kegalauan kisah cintanya, galau gue cuma sebatas bingung enakan makan martabak manis, asin, atau martabak gratis.

RECEH DAH GW KEK KOIN BUAT KEROKAN 


Yah, intinya Debby bener-bener berupaya menggapai satu demi satu mimpinya. Dan gue bangga menjadi saksinya!







Balik lagi ke pesta kawinan Debby, begitu masuk lokasi yang terlintas di kepala gue adalah pernikahan-pernikahan sederhana yang ada di drama Korea. Di mana kalian hanya mengundang orang-orang terdekat saja secara terbatas, gak ada panggung atau apapun dan mempelainya bisa leluasa bercengkrama dengan tamu.

Dekorasi resepsi


Suasana intim yang bikin bahagia, karena kita bisa sambil cerita dan lainnya. Gak kaya kawinan yang gedumbrengan gitu.

Gak cuma dekorasi yang mungil, seremoninya juga kayak di drama-drama Korea. Di mana kedua mempelai mengucap janji suci mereka….dan pakai Bahasa Korea. Gilak!

Sewaktu Debby dan suaminya ucapin janji suci mereka, gue sampe nangis….KARENA GAK ADA SUBTITTLENYA…PLISSSS!



Gue gak ngerti mereka ngomong apah, tapi pasti sedih..soalnya dua-duanya berkaca-kaca. Yang gue paham cuma kalo mereka ngomong “Sarang Hae..Yo”

Habis dekorasi, seremoni, tentunya makanan di kawinannya juga ada makanan Korea dong!!



Terus, satu lagi yang gue suka dari resepsi ini adalah GAUN PENGANTINNYA! Cantikk bener padu padan Hanbok dan brokat…simple tapi cantik gitu, riasan rambut dan wajahnya Debby juga perfectlah!! TOP BGT! Mbak Goes Agree!

lovely hanbok for wedding dress, maafkan pala botak yang ikut kepoto


Nah, kalo acara kawinan-kawinan gini pasti jadi ajang temu kawan-kawan dong dan foto-foto. Ada yang menarik di sesi foto-foto.

Sebenernya sesi fotonya biasa aja, tapi kameranya yang luar biasa terutama kamera hape Ann, salah satu kawan kita..yang jadi rebutan pengunjung. Bahkan pengantennya aja minta difoto sama Ann.

Apa sih hebatnya kamera si Ann? Hebat bangettt!!! Nih kelen lihat di bawah ini, foto gue.

Foto gue bersama Ann, pake kamera Samsung setandar 
Siap-siap terkejut dengan perubahan begitu pakai kamera si Ann

BEDA BANGET KANNNN?!!


NAH INI JUGA MASIH BEDA, KAN??!


Nah, jadi apakah merek hape si Ann? Iphone X, Y, Z? bukan. Samsung Galaxy 8,9, 10 juga bukan. Hape si Ann adalah Hape yang mengklaim rajanya Selfie..tak lain tak bukan..OPPO (gue lupa seri berapanya).

Warbyasak lah, kalo semua pake ini hape niscaya profesi Make Up Artist akan punah. Bahkan ini aja ada meme-nya seperti di bawah ini, Annabelle aja bisa mulus.Gilak udah gilak ini Oppo mah.

NAH, INI UNTUK MEMBUKTIKAN DAHSYATNYA OPPO! 


Yah setidaknya kalau belum bisa dapat Oppa yang bikin bahagia, pake Oppo aja dulu…minimal bisa keliatan cakep sebelum ketahuan aslinya.




2 komentar:

Little Princesa mengatakan...

Nice review kak.. 😍
Jadi malu ada foto akooh
Trus jadinya itu pala botak sapa ya? #galfok

Gustidha Budiartie mengatakan...

Hahaha poto dengan sentuhan Oppo!