Sabtu, 13 April 2013

Oblivion , Cerita Soal 1000 Tom Cruise(s)

Perhatian : Isi blog ini sangat sangat spoiler!! Kalo belom nonton, direkomendasikan untuk tidak melanjutkan membaca artikel ini. Lebih baik pilih artikel lain, tapi tetap di blog ini juga yaaa..



Pertama, saat duduk di bioskop untuk menonton film ini, saya sudah datang dengan niat dan pikiran yang salah. Saya pikir film yang dibintangi oleh Mamang Tom Cruise ini adalah kelanjutan dari film doi yang dulu : War of the World.

Kenapa bisa begitu? Sebab, temanya sama..sama-sama soal alien yang berupa robot dan sama-sama dibintangi Tom Cruise.
Tololnya, saya berpikir seperti ini selama hampir 1,5 jam film diputar. Sadarnya lamaaa banget untuk paham bahwa ini bukan sekuel. *jedotin kepala ke dada Tom Cruise*

Tom Cruise telanjang dada adalah sajian pembuka film ini, dia adalah Jack, sisa manusia dari bumi yang sedang berjuang melawan Alien. Jack bernarasi soal hidupnya, soal bumi yang berperang melawa alien, soal dirinya sebagai mekanik yang bertugas membetulkan robot-robot tempur yang ada di bumi, dan soal bagaimanapun ia akan merindukan bumi sebagai rumahnya jika harus meninggalkan planet itu.

Ya, Jack sebagai manusia sisa tidak lagi tinggal di Bumi. Dia bersama rekan se-timnya, Vika si wanita berambut merah, tinggal di sebuah rumah yang mengapung di angkasa. Waktu Vika dan Jack tinggal dua minggu lagi untuk membereskan pekerjaannya, setelah selesai mereka bisa bergabung dengan sisa manusia lainnya di Teth. Sebuah tempat yang dibangun untuk melanjutkan hidup karena Bumi sudah tidak bisa ditempati.

Vika dan Jack bekerja dibawah komando Sally, dimana setiap pagi sebelum memberi tugas ia akan bertanya pada Vika soal kabarnya. Vika pun menjawab,"Another day in Paradise." *iyalah Nyeddd! Tinggal bedua doang ama Tom Cruise jelas sorgaaaa dunia*

Saban hari, Tom Cruise turun ke Bumi sementara Vika memonitornya dari rumah mengapung. Tinggal berdua sama Tom Cruise, perempuan mana yang bisa menahan nafsunya coba! Vika diam-diam jatuh hati dengan Jack, dan kerap mengajaknya bercinta..persis seperti gambaran lirik lagu yang pernah dinyanyikan Inka Christie....Bulannn Maduuuu di Awan Biruuuu, tiada yang mengangguuu..Bulannn Madu di atas perahuu hanya kita berdua *Nyedddd bener2 another day in paradise ituh*

Sayang, si Jack yang punya kode Tech 49 ini tidak mengalami hal yang sama. Jack sedikit demi sedikit mengingat hidupnya di Bumi dulu, dan sosok wanita lain yang ia rasa sangat penting di hidupnya. Ya, Jack dan Vika memang kehilangan memori mereka selama hidup di Bumi dulu demi menjalani misi mereka, makanya filmnya berjudul Oblivion. Tidak hanya hilang ingatan, mereka juga diminta untuk tidak berhubungan lagi dengan sesuatu terkait Bumi seperti tumbuhan dan makhluk hidup lainnya dengan alasan sudah bervirus.

Beda dengan Vika yang taat aturan, Jack justru semakin penasaran dengan kehidupan di Bumi hingga suatu saat ia menyalamatkan seorang wanita yang terjatuh dari pesawat yang mengorbit selama puluhan tahun di angkasa. Wanita itu tidur dalam sebuah kapsul, sementara sisa rekannya yang jatuh bersama dia tewas ditembaki oleh robot dari Teth. Disini, Jack mulai merasa ada yang aneh dengan Teth.

Julia, nama wanita yang diselamatkan Jack, berkeras untuk kembali ke Bumi dan mencari black box pesawatnya untuk tahu alasan dia terjatuh dan apa yang terjadi. Diam-diam Jack membantunya, dan disinilah dia bertemu segerombolan manusia yang menculiknya dan memberitahukan padanya bahwa sisa manusia masih ada di Bumi, sementara Teth justru alien sebenarnya.

Vika yang panik kehilangan Jack, mencoba menyelematkan Jack dengan mengirim robot-robot yang justru berbahaya bagi gerombolan di Bumi. Ya, ternyata robot itu diprogram untuk membunuh manusia. Belakangan, Jack juga akhirnya ingat bahwa Julia adalah istrinya semasa di Bumi. Vika yang ternyata tahu, cemburu dan melaporkan pada Sally bahwa tim-nya sudah tidak efektif. Alih-alih mendapat rekan baru, Vika justru tewas terkena sanksi dan Jack telat menyelamatkannya.

Jack dan Julia mencoba kabur dari serangan para robot, dimana pelarian mereka berakhir di wilayah Radiasi yang selama ini dilarang oleh Teth untuk dimasuki oleh Jack. Disitulah Jack bertemu Tech 52 yang ternyata adalah JACK juga alias ya TOM CRUISE lagiiii! Mereka berkelahi dan Jack 52 berhasil dibikin semaput oleh Jack 49.



Menurut ketua gerombolan, Jack adalah bekas anggotanya yang puluhan tahun lalu ditugasi untuk menghancurkan Teth bersama dengan Vika, Julia , dan rekan lainnya. Entah apa yang terjadi, begitu masuk Teth, Jack turun ke bumi..ribuan Jack tepatnya dan justru menyerang mereka dengan sangat ganas. Menghabiskan manusia dan menyedot sumber daya bumi."Mesin yang menyeramkan," kata si Morgan Freeman.

Jack pun memutuskan untuk kembali menyerang Teth, dimana ia sadari ini adalah perjalanan satu arah karena menyerang Teth langsung dari dalam. Ditengah perjalanan, ia mendengarkan rekaman Black Box milik Julia. Disitu ia tahu, saat hendak menyerang Teth, pesawatnya mengalami gangguan dan ia terpaksa harus menyelamatkan anggota tim termasuk Julia istrinya. Sebelum masuk ke Teth, hanya berdua dengan Vika yang saat itu sudah terbangun, Jack mengecup kapsul tidur Julia dan berpesan,"Dream of Us." sebelum akhirnya dia di kloning ribuan biji oleh Teth.

Kembali ke serangan Jack pada Teth sesi dua, saat masuk Teth, Jack melihat ribuan kloning dirinya dan Vika dalam tabung-tabung. Sayang, ribuan Tom Cruise itu akhirnya habis karena ledakan Jack 49. Terus gimana nasib Julia? Itulah untungnya jadi bini punya kloningan suami 1000 biji. Mati satu, sisa banyak .. Jack 49 tewas..masih ada Jack 52 yang dulu sempet dipukulin sama Jack 49.

Kata si Jack 52, dia tahu bahwa dia bukanlah Jack Ori...doi cuman Jack Kw no 52. Tapi ia merasa, di dalam dirinya masih ada Jack dan selama Jack ada maka selama itu pula ia akan mencintai Julia. Manis abissssss sompretttt!

Jadi menurut saya film ini sangat mubazir!! Ngapain Tom Cruise dikloning ampe ribuan tapi abis begitu aja. Mbok ya daripada di ledakin, mending diselamatin terus dibagi-bagi ama sisa perempuan di Bumi untuk proses ovulasi. Dengan begitu manusia tetap selamat dan terjamin regenerasinya *plakkkkk*



Salah satu adegan favorit saya di film ini, selain adegan Tom Cruise buka baju tentunya, adalah adegan kenangan Jack melamar Julia..so sweet. Jack mengajak Julia ke Empire State ke puncaknya tertinggi. Lalu Jack mengajak Julia untuk melihat teropong yang biasa digunakan untuk melihat kota secara keseluruhan, dengan kalimat,"I'll show you our future."

Begitu Julia meletakkan kepalanya untuk melihat teropong, Jack pun menunjukkan cincin lamarannya di depan teropong. Inilah masa depan yang dijanjikan Jack!!! Akkkkk, tolong para lelaki yang hendak melamar sayah ditiruuuu ituh adegan hahahhaha.

Secara keseluruhan film ini sebenarnya lebih menyajikan cerita ketimbang laga, jadi so so lah. Kecuali kalian seperti saya, menonton film ini hanya demi Tom Cruise. Klo cuma itu alasannya, film ini worthed! Hahahaha. Booook, meski udah tua..si Tom Cruise ini ya makin keliatan gantengnya, jadi ga nyesel..apalagi sampe ada 1000 Tom Cruise!

2 komentar:

Melon Aditya mengatakan...

Ha ha ha Jadi, film nih ceritanya ada 1000 stok Tom Cruise yang menjomblo. Edge of Tomorrow nya Tom Cruise keren abis.

TIN MOM mengatakan...

Hahahaaaa